-----------------------

Tuesday, October 14, 2014

Teknik Fight & Cara Menaklukan Ikan




Dalam memancing, pengetahuan akan teknik-teknik memancing sangatlah
penting untuk kesuksesan memancing dan menghindari hal-hal yang tidak
diinginkan. Berkembangnya beragam teknik mancing di perairan tawar dan
laut sudah sangat pesat dibanding dulu, karena semakin meningkatnya
ketertarikan terhadap kegiatan ini. Memancing bukan hanya sekedar hobi
tapi juga sebagai sarana olahraga dan rekreasi.

Memancing akan terasa sangat mengasyikan ketika terjadi strike oleh ikan
besar. Tetapi tidak jarang kita gagal untuk mengangkat ikan tersebut ke
daratan alias lepas atau bahkan terjadi putusnya senar pancing. Oleh
karen itu selain tentunya piranti yang memadahi, juga diperlukan teknik
khusus ketika terjadi strike ikan besar. Meskipun kadang keberuntungan
juga menentukan.

Pertama kali yang harus kita lakukan ketika terjadi strike adalah
posisikan joran tetap tegak dan gulung reel secepat mungkin. Setelah itu
atur setingan drag pada reel agar senar bisa tertarik keluar oleh ikan.
Hal ini dilakukan agar senar tidak terlalu terbebani sehingga tidak
mudah putus. Selain itu hal ini bisa membuat ikan kehabisan tenaga.

Menaklukkan ikan /(fight)/ adalah saat yang paling kritis, gerakan ikan
yang berontak dapat melebihi kekuatan putus kenur /(breaking strain)/
sehingga dapat menyebabkan kenur putus. Setel drag pada posisi setengah
dari posisi mati (terkunci penuh) atau sesuai perkiraan si pemancing
sendiri, jangan sekali-kali posisi drag dalam keadaan terkunci penuh.
Biarkan ikan yang terpancing melarikan kenur. Arahkan joran berlawanan
dengan arah lari ikan.

Bila ikan merubah arah, segera gulung ril, coba menambah tekanan drag.
Namun bila tenaga ikan masih besar, kurangi posisi drag dan biarkan ikan
kembali melarikan kenur. Ubah segera posisi joran bila ikan berusaha
lari ke arah lain. Posisi joran harus selalu berlawanan dengan arah
ikan. Tidak usah panik, lakukan gerakan tarik ulur ini secara sabar
terutama untuk ikan yang berukuran besar.

Aksi reaksi joran dan tekanan drag pada saat kenur terulur akan membuat
ikan terkuras tenaganya. Saat itu pemancing dapat berinisiatif
memperpendek jarak, segera gulung kenur dengan gerakan memompa. Yakni
dengan cara memutar gagang ril dengan cepat dibarengi dengan menurunkan
posisi joran ke arah depan hingga sejajar dengan permukaan air. Kemudian
angkat joran dengan gerakan siku, dan kembali lakukan pemompaan.

Bila ikan telah dekat, pemancing harus ekstra hati-hati terhadap gerakan
tiba-tiba ikan yang berontak, yang penting posisi drag ril jangan sampai
terkunci penuh supaya kenur dapat terulur saat ikan kembali menjauh.
Tidak perlu terburu-buru saat meng-konter perlawanan ikan Mas
besar, lakukan dengan sabar dan gunakan perasaan dalam
menghadapi perlawanannya. Jangan berusaha melawannya bila ikan
masih berontak, mainkan saja dengan hati-hati untuk mengurangi tenaganya.

Posisikan tubuh senyaman mungkin, jangan sampai justru tenaga pemancing
yang terkuras. Perhatikan terus kondisi ikan sampai terlihat tanda-tanda
ikan akan menyerah. Bila ikan telah mendongak segera arahkan ke seser.
Adakalanya posisi pemancing saat ikan telah menyerah, joran dalam
keadaan terangkat tinggi. Pertahankan saja posisi tersebut, tidak perlu
berusaha menggulung ril untuk menepikan ikan, tapi bergeraklah mundur
beberapa langkah sampai ikan dapat dengan mudah diserok.

Kesabaran juga dibutuhkan ketika fight, karena jika kita bernafsu untuk
menaikkan ikan, yang terjadi justru ikan dapat terlepas atau putusnya
senar, bahkan mungkin juga joran kita yang patah. Ketika menaikkan ke
daratan, siapkan dulu jaring atau peralatan yang lain untuk membantu
menaikkan ikan.