-----------------------
Showing posts with label UMPAN MANCING. Show all posts
Showing posts with label UMPAN MANCING. Show all posts

Wednesday, October 24, 2018

Trik memancing dengan mewarnai umpan alami



Tak hanya umpan tiruan saja yang saat ini menajdi tren, teryata umpan hidup juga masih mendapat tempat dimata para Angler. Dengan terus berinovasi dan semakin kreatif dalam mengembangkan umpan hidup, maka umpan ini akan terus digunakan.

Cara memancing kakap putih dengan umpan udang hidup


berbagi tips untuk para mania yang ingin mencoba menaklukkan si kakap putih. Diawali dengan cara mengikat mata kail.
Ikat mata kail dengan cara pelintiran sekitar 15-20 cm. Tusukkan mata kail pada sisi ruas ekor udang sampai tembus ke samping. Tidak perlu diberi pemberat kecuali mancing di rumpon atau kondisi arus agak deras baru boleh diberi timah lipat sedikit saja.

Cara memancing cumi menggunakan squid jig / capela


Mancing cumi memang memiliki sensasi tersendiri, mancing cumi juga banyak digemari karena perlawanannya yang berbeda dengan mancing ikan biasanya. Memancing cumi bisa menggunakan teknik yang beragam, itu sebabnya umpan yang digunakan juga beragam. Cumi-cumi termasuk dalam kelas Cephalopada dan masuk dalam ordo Teuthida.

Tuesday, October 23, 2018

Cara benar memasang umpan udang


Para mania, saat kita memiliki hobi memancing, pasti kita akan sering keluar rumah dan menghabiskan waktu untuk mencari tangkapan. Target tangkapan kita pun bermacam-macam dengan umpan yang bermacam-macam juga. Ada waktu bahwa kita harus menggunakan umpan udang untuk berburu ikan sasaran kita.

Cara membuat umpan ajaib mancing belanak dengan tepung terigu


Para mania tentunya sudah tidak asing lagi ketika mendengar nama ikan Blanak/Belanak. Ikan yang masih berkerabat dekat dengan ikan Bandeng ini selain rasa dagingnya gurih ternyata juga sangat mengasyikkan ketika dipancing. Sensasi tarikan ikan Blanak pun selalu dinanti para angler Nusantara manakala sedang memasuki musim blanak liar yang bisa kita temui baik di sungai, muara bahkan tambak-tambak.

Monday, October 22, 2018

Memilih Umpan Hidup Untuk Memancing Gabus




Ikan Gabus merupakan jenis ikan tawar predator yang bertempat tinggal di air tawar seperti sungai, rawa-rawa, danau, kanal dan parit. Sensasi memancing ikan Gabus memang sangatlah luar biasa hal inilah yang membuat para mania nusantara mencari berbagai referensi terkait dengan cara memancing ikan Gabus yang begitu kuat tarikannya.
Ikan Gabus tergolong jenis ikan yang memiliki karakteristik tubuh dengan daya tahan tubuh yang kuat. Hal ini dapat dilihat dari kesanggupan ikan untuk bertahan hidup saat didalam air yang berlumpur meskipun kandungan oksigennya minim atau terbatas.

Cara membuat umpan kucur kapas untuk mancing ikan baung



Ikan Baung termasuk kedalam keluarga lele atau ikan berkumis. Ikan jenis akan lebih aktif malam hari saat mencari makan. Pada malam hari ikan Baung lebih mengandalkan indera penciumannya saat mencari makan. Maka dari itu gunakan umpan yang berbau tajam agar lebih ampuh. Oleh karena itu, penggunaan umpan kucur sangat MM rekomendasikan agar rating strike para mania bisa meningkat dengan penggunaan dan racikan yang tepat.

Sebagai tambahan saja ikan Baung senang berdiam du lubuk-lubuk sungai dengan membuat sarang atau liang didasar sungai.Untuk memancing ikan Baung tidaklah susah, ikan ini termasuk ikan yang rakus dan tidak pilih-pilih umpan. Namun para mania juga harus tetap mempersiapkan umpan terbaik agar hasilnya bisa lebih memuaskan.

Apa itu umpan kucur? Didaerah Sumatera dan Kalimantan ada umpan yang khusus digunakan untuk memancing ikan Baung yaitu umpan kucur. Umpan kucur terbilang sangat ampuh untuk bisa mendaratkan ikan Baung. MM kali ini akan membahas tentang cara membuat umpan kucur yang sudah terkenal keampuhannya untuk menaklukkan ikan Baung.

Umpan ini terkenal sangat jitu namun baunya sangat menyengat dan busuk. Umpan kucur ialah umpan yang terbuat dari daging ikan Baung juga ditambah jeroan kambing atau usus ayam ditambahkan segumpal kapas sebagai medianya. Penasaran bagaimana cara membuatnya, yuk kita simak langsung proses peracikannya sebagai berikut.

Bahan – bahannya

Daging ikan Baung secukupnya (bisa juga pakai daging ikan lain).Usus ayam secukupnya.Lemak kambing atau lemak sapi secukupnya.Kapas secukupnya.

Cara Meracik

Masukan semua bahan kedalam wadah kecuali kapas yang bisa ditutup rapat seperti toples.Tutup toples rapat dan usahakan kedap udara.Setelah itu timbun toples dalam tanah sampai semua bahan membusuk kurang lebih 3 hari 3 malam.Lalu angkat toples kemudian campurkan kapas kedalam adonan.Lalu tutup kembali toples dan diamkan kembali adonan 1 hari 1 malam agar bau menyengat meresap kedalam kapas.Dan umpanpun siap dugunakan. Ambil secuil kapas lalu kaitkan ke kail.Lempar umpan ke spot tertentu lalu tunggu sampai umpan disambar.

Nah para mania, semoga bermanfaat dan salam strike.

Cara membuat umpan jitu bawal berbahan kacang tanah


Kacang tanah merupakan tanaman yang sangat umum kita jumpai di Indonesia. Namun tahukah para mania jika kacang tanah juga bisa kita manfaatkan sebagai media umpan jitu untuk mancing ikan bawal baik Bawal yang hidup dikolam maupun di alam liar. Sering kita lihat jika para pemancing Nusantara menggunakan media kacang tanah sebagai bahan utama campuran umpan jitu untuk target ikan Bawal.
Persentase berhasilnya penggunaan kacang tanah sebagai umpan ikan bawal ternyata cukup besar di beberapa daerah di Indonesia. MM kali ini akan berbagi resep umpan jitu galatama ikan bawal media kacang tanah. Penasaran bagaimana cara meraciknya? Yuk kita simak langkah-langkah persiapan membuat umpannya dibawah ini.
Baha-bahan :
  1. Kacang tanah 100 gram
  2. Kedelai 100 gram
  3. Ampas kacang yang dikeringkan 100 gram
  4. Jagung manis 5 buah
  5. Ubi 100 gram
  6. Kacang mete 50 gram
  7. Minyak samin 100 gram
Cara Membuatnya :
  1. Blender kacang tanah, kedelai, kacang mete hingga halus ( blender bahan secara terpisah).
  2. Setelah itu sangrai kacang tanah,  Kedelai dan kacang mete, sangrai dengan api kecil dan usahakan jangan sampai gosong.
  3. Bila aromanya sudah tercium segera angkat dan diamkan sampai dinging. Lalu parut jagung dan ubi.
  4. Masukan semua bahan menjadi satu lalu aduk hingga rata kemudian bungkus dengam plastik lalu kukus kurang lebih 4 jam.
  5. Setelah itu dinginkan dan umpan siap digunakan. Umpan bisa bertahan hingga satu minggu lebih dengan catatan simpan didalam kulkas.
  6. Nah para mania, semoga bermanfaat dan salam strike.

Saturday, June 20, 2015

Memancing di Laut Dengan Umpan Belut





Umpan pancing dengan menggunakan belut mungkin bagi sebagian kita masih asing, namun ada sebagian pemancing yang sudah terbiasa menggunakan belut sebagai umpan pancing. Khususnya untuk umpan mancing di laut.

Pemancing yang menggunakan belut sebagai umpan pancingnya biasanya sudah mengetahui targetnya untuk ikan yang besar-besar. Yup benar, tentu saja rugi dong, Kalau kita menggunakan umpan belut namun mancingnya hanya dapat yang kecil-kecil, sebab harga belut kan mahal. Jadi, sebagian Pancing Mania saja yang berani memakainya.

Di Surabaya ada tempat di daerah Gunung Sari yang biasanya telah menjadi jujukan untuk mendapatkan belut. Rata-rata belut yang digunakan berukuran mulai dari 15 cm – 25 cm.
Ada sedikit tambahan pengetahuan bila akan menggunakan belut sebagai umpan pancing. Hal yang perlu diperhatikan adalah cara merawat belut agar tetep segar, dan kemudian adalah memasukkan belut ke kail pancing kita.

Gunakan kotak khusus untuk menyimpan belut agar awet. Bisa dari stereofoam, plastik, atau kotak bambu. Kemudian berilah sedikit ruang di bagian dasar atau di sisinya. Kegunaan sekat itu adalah untuk ditempatkan es batu. Sekatnya bisa menggunakan plastik atau rumput yang tebal. Es batu inilah yang akan mendinginkan belut sehingga dia akan pingsan sementara. Ukurlah jarak yang cukup agar belut tidak berkumpul langsung dengan es batunya.

Nah, nantinya bila belut sudah dikeluarkan di atas kapal (siap untuk umpan pancing), maka hangatkan dulu sejenak agar belut tersebut siuman.

Cara menghangatkannya bisa dengan air hangat atau air laut, atau membiarkannya sebentar agar terkena angin. Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah cara memasang kail pancing anda pada tubuh belut, perhatikan juga bahwa ukuran kail pancing anda haruslah cukup besar. Pemasangan kail pancing terhadap belut tidak dimulai dari mulutnya, terus masuk ke tubuhnya, seperti halnya kita biasa memakai cacing.

Cara Pemasangannya untuk belut adalah dari mata ke mata yang satunya, Atau dari bagian hidung terus menembus ke bawah dagunya. Dengan cara-cara ini, belut masih tetap bisa hidup untuk beberapa waktu lamanya. Tubuhnya atau bodinya masih juga bisa berdansa/menari yang akan menarik perhatian ikan.

Bila anda memancing di daerah perairan laut Pangandaran, Sumenep, NTT, Papua dan semacamnya, maka tidaklah rugi bila umpan pancing anda menggunakan belut. Sebab pasti yang didapat adalah ikan besar.

Jenis-jenis cacing Yang Bisa Digunakan Untuk Umpan Mancing




Ragam Cacing Untuk Umpan Mancing
Cacing merupakan umpan mancing air tawar yang populer, karena hampir semua ikan air tawar menyukai umpan ini. Setidaknya dikenal 5 jenis cacing untuk umpan dari sekitar 1500 jenis cacing di dunia. Cacing adalah kelompok hewan mollusca yang berbentuk gilig bersegmen dan suka hidup di tanah yang lembab. Berikut ini beberapa jenis cacing yang sering digunakan para pemancing untuk mancing air tawar diantaranya:

1. Cacing Kristal (lumbricus rabbelus)

Cacing ini biasa digunakan sebagai pakan ikan louhan, dan sering dijual dalam kantong plastik yang diberi media serbuk sagu dan tanah. Cacing kristal adalah kesukaan ikan-ikan bersisik seperti wader, tawes, lokas, jelawat, grass karp dan mujair. Ikan-ikan rawa juga senang dengan umpan ini diantaranya ikan sepat, betik, gurameh serta ikan oportunis yaitu ikan lele. Cacing ini dapat tumbuh sampai 10-15 cm dan berwarna merah-coklat gelap. Ukuran kail yang digunakan disesuaikan dengan ukuran cacing, biasanya sekitar nomor 3-8. Untuk mancing wader, mania biasanya memakai kail nomor 1-3, tentu dengan memilih cacing yang masih kecil.

2. Cacing Merah (lumbricus sp)


Sesuai dengan namanya cacing ini berwarna merah darah, gerakan lincah sehingga sulit untuk ditancapkan pada kail. Biasanya hidup di tumpukan sampah atau pelepah daun pisang, dapat mencapai ukuran 10 cm panjangnya. Cocok untuk memancing ikan-ikan kecil seperti wader, lokas, kepras, nilem, ndaringan, keting, dan mujair. Kail yang dipakai biasanya nomor 1-5.

3. Cacing Bayam (eisenia sp)
Cacing ini biasa hidup di sayuran yang membusuk sehingga sering disebut cacing bayam. Dapat tumbuh sampai 40 cm panjangnya dan warnanya merah pucat. Cacing ini disukai oleh ikan gabus, betutu, jambal, baung dan lele. Karena cacing ini termasuk besar maka mata kail yang digunakan juga agak besar biasanya berukuran 5-12. Kelemahan cacing ini mudah mati bila dipakai umpan, sehingga harus sering diganti supaya menarik perhatian ikan untuk memakannya karena masih bergerak-gerak.
 

4. Cacing Tanah (lumbricus terestris)
Cacing ini di daerah jawa disebut cacing uker, karena biasanya akan melengkung atau mlungker (bahasa jawa) bila dipegang. Cacing ini mempunyai segmen-segmen yang jelas, warna hitam gelap sampai abu-abu, hidup di tanah membuat liang mempunyai diameter batang tubuh yang paling besar diantara cacing lainnya sehingga sangat cocok untuk umpan ikan-ikan besar seperti ikan jambal, baung, lele, betutu, patin, belida, lais, toman dan gabus. Kail yang dipakai biasanya nomor 5-12.

5. Cacing Fosfor (lumbricus sp)
Cacing yang paling dicari bagi para mania air tawar karena hampir disukai oleh semua ikan. Ciri khas cacing ini adalah warna tubuhnya merah kecoklatan serta ada kilauan warna fosfor sehingga disebut cacing fosfor. Cacing ini termasuk lincah gerakannya sehingga sampai 1 jam ditancap kail dan direndam dalam air masih terlihat bergerak-gerak sehingga menarik ikan untuk memangsanya. Cacing jenis inilah yang sering dibudidayakan untuk digunakan sebagai bahan baku obat. Cacing ini dapat berukuran sampai 30 cm. Ukuran kail disesuaikan dengan besarnya cacing.

Friday, June 19, 2015

Ramuan Umpan Jitu Untuk Galatama Tombro



Bagi anda yang sering mengikuti lomba mancing ikan mas, ternyata ada berbagai macam Umpan Jitu Ikan Mas yang bisa anda buat untuk memenangkan lomba mancing ikan mas.
Beberapa Umpan Jitu Ikan Emas yang dapat anda buat sendiri dirumah :

1. Umpan Jitu Ikan Mas dengan menggunakan Ikan mas atau belut.
Cara membuatnya : Bila anda menggunakan ikan mas sebagai umpannya maka buanglah isi perut, kotoran dan insangnya kemudian kukus sampai masak. Bila anda menggunakan belut, masukkan ke dalam plastik, beri sedikit daun pandan dan daun sereh kemudian kukus hingga masak.

2. Umpan Jitu Ikan Mas dengan menggunakan 30 tongkol jagung muda, 1,5 ons singkong, 0,5 butir kelapa muda, 1blok keju Kraft, Roombutter Weijmans secukupnya, 5 butir telur bebek, 3 kg kroto beras.
Cara membuatnya : Semua bahan kecuali kroto di campur hingga merata kemudian dibungkus dengan Aluminium foil. Dikukus dengan Air dalam keadaan mendidih saat adonan di masukkan, kira-kira 2 jam dengan api kecil. Dan terakhir campurkan kroto saat akan mancing ikan mas.

3. Umpan Jitu Ikan Mas dengan menggunakan 5 kg ubi jalar, 2 kg daging belut, Ocoy (pengeras umpan) secukupnya, 2kg kroto.
Cara membuatnya : Semua bahan kecuali kroto dicampur dan diblender dengan sebelumnya ubi jalar dikupas terlebih dahulu. Dan terakhir campurkan kroto saat akan mancing ikan mas.

4. Umpan Jitu Ikan Mas dengan menggunakan 1kg ubi kuning, 20 Pongkol jagung manis, 1 pak keju Kraft (250 g), 250 gram mentega, 3 kaleng ikan tuna, 10 ekor belut, 8 butir telur (bagian kuningnya saja), susu murni secukupnya, 1 kg kroto.
Cara membuatnya : Ubi, belut dan parutan jagung manis dikukus terpisah. Jagung dikukus setengah matang. Parut ubi dan keju, haluskan daging ikan tuna dan daging belut. Campurkan semua bahan di atas tadi aduk hingga rata. Dan terakhir campurkan kroto saat akan mancing ikan mas.

Inilah beberapa resep Umpan Jitu Ikan Mas yang bisa anda pakai. Untuk porsi dan dan takarannya bisa anda sesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan anda saat mancing ikan mas.

Umpan Jitu Ikan Mas Untuk Air Keruh dan Berlumut




Umpan Putih Untuk Mancing Ikan Mas
Umpan ini biasanya lebih cocok untuk ikan mas di air dengan warna kecoklatan (keruh) dan air warna hijau (berlumut) dan umpan ini biasanya dijadikan umpan andalan teman saya yang sudah lama berkecimpung didunia mancing dalam setiap pertandingan/lomba. Umpan ini juga bisa dijadikan sebagai umpan cadangan jika ikan benar-benar jaruh (tidak mau makan/susah dipancing).

Bahan-bahan :
– 2 sendok makan tepung ketan
– 2 sendok makan tepung beras
– 1 sachet susu dancow putih
– 2 ons kroto (telur semut)

Cara membuat :
Bersihkan kroto kemudian rendam dengan air panas lalu tiriskan. Aduk semua bahan diatas dicampur dengan air atau santan kara secukupnya. Setelah semua bahan tercampur (bila perlu tambahkan daun pandan secukupnya), masukan kedalam pastik putih/aluminium poil lalu kukus/rebus selama setengah jam kemudian biarkan hingga dingin. Setelah dingin, umpan siap digunakan.

Cara penggunaan :
Karena umpan ini sangat lengket, basahi tangan sebelum memegang umpan ini untuk dikaitkan ke kail. Selamat mencoba…!!!

Menambahkan Aroma Buah-buahan Pada Umpan Hidup




Dalam memancing kita sering menggunakan umpan hidup (live bait) seperti cacing, ikan kecil, udang, dll. Dalam memancing juga diperlukan inovasi dalam membuat umpan. Bagaimana kalau umpan hidup diberi rasa dengan menggunakan essence untuk membangkitkan selera makan ikan. Tentu dalam mancing, kalau hanya cacing saja terkadang kurang disukai makanya perlu adanya terobosan tersendiri dalam memodifikasi cacing ini agar kaya akan rasa yang berbeda misalnya rasa melon, semangka, durian atau rasa lainnya yang umum dipakai sebagai essen. Akan tetapi ada resiko yang harus diwaspadai, karena cacing bila kita campurkan dengan essence, resikonya akan mudah mati hingga ikan tidak lagi mau makan umpan cacing tersebut.

Saat ini cacing sudah banyak dibudidayakan dan diperjual-belikan salah satunya memang untuk kegiatan memancing, sehingga tidak perlu khawatir tidak bisa mendapatkan umpan cacing. Untuk essence yang akan digunakan pun sudah banyak tersedia di toko-toko pancing, atau bisa membuatnya sendiri secara alami.
Mungkin kalau mencari cacing di wilayah Jakarta dan sekitarnya, ada daerah tertentu yang tidak bisa lagi mencari cacing, karena cacing ini telah menjadi salah satu komoditas perdagangan maka cacing bisa dibeli dipenjual makanan burung atau toko pancing dengan harga kisaran Rp. 2.000,-/wadah. Perinsip kerjanya adalah, sari buah akan dihisap/dimakan oleh cacing bercampur dengan media, cacing yang telah memakan sari buah tersebut akan berbau seperti buah yang dijadikan essence.h

Bahan-bahan :
  • Cacing hidup 5 wadah
  • Buah segar sesuai rasa yang diinginkan (biasanya melon/durian) bisa beli ditukang buah
Cara Membuat:
  • Ambil wadah yang cukup lebar dan tidak terpakai lagi sebagai media pembuat umpan, media ini harus bersih dari bau sabun, minyak dan lain sebagainya. Sangat bagus bila menggunakan besek/wadah bambu lalu isi dengan kompos organik yang dari daundaunan ataun serbuk gergaji. Tempatkan cacing pada wadah yang lebar dan mencukupi.
  • Media cacing yang didapat waktu pembelian cacing, pergunakan hanya 3 saja dari 5 wadah yang dibeli.
  • Ambil cacing yang akan dijadikan umpan lalu masukan dalam wadah yang sudah disediakan tersebut.
  • Letakkan Buah segar yang akan dipergunakan untuk rasa essen pada bagian atas, buah terlebih dahulu dikupas dan pergunakan bagian buah yang dimakan saja (kulit dan biji tidak diikut sertakan). Ganti setiap hari atau maksimal 2 hari sekali.
  • Taruh pada tempat yang terhindar dari matahari langsung dan usahakan tempat agak lembab. Simpan cacing pada tempat yang dingin dan sejuk minimal 7 hari.
  • Setelah 7 hari, Cacing siap digunakan.
Seminggu kemudian, cacing siap digunakan dan pasti baunya sudah seperti melon. Rasa buah yang dibuat tergantung sasaran ikan yang dituju.

Rasa dan Target Pancingan
– Cacing rasa Melon, biasa digunakan untuk mancing ikan Lele dan Bawal
– Cacing rasa Mangga, biasa digunakan untuk mancing ikan Bawal
– Cacing rasa Durian, biasa digunakan untuk mancing ikan Patin dan Mas
– Cacing rasa Semangka, biasa digunakan untuk mancing ikan Mujair dan Bawal
Sebagai tambahan informasi, bahwa cacing tanah ini selain dipakai untuk mancing juga sebagai :
  • Bahan konsumsi (dimakan): Thailand, Korea, Japan, China salah satu Negara yang mengimport.
  • Bahan Kosmetika: pencampur bahan pelembut kulit.
  • Bahan protein tinggi seperti, Mie Instant (Noddle dll)
  • Kebutuhan lainnya yang membutuhkan Protein tinggi.
(MJ Sanusi)

Thursday, June 18, 2015

Umpan Jitu Tombro Berbahan Jagung

 
 
Bahan-bahan :
1. Jagung Muda 11-13 buah
2. Ikan Tombro/Mas warna hitam 1 ekor
3. Susu bubuk 2 sdm
4. Keju batangan sebesar kotak korek api
5. Kacang mete 20 biji
6. Telur bebek 2 butir
 
Cara membuat :
1. Pereteli jagung dari bonggolnya dan diblender sampai halus.
2. Daging ikan mas diambil lalu diblender sampai halus.
3. Kedua bahan tersebut dicampur lalu digabungkan dengan semua bahan yang ada.
4. Selanjutnya semua bahan diblender kembali sampai benar-benar rata dan halus.
5. Tuangkan adonan ke dalam loyang, lalu masukkan ke dalam oven.
6. Panaskan pada suhu sekitar 80 derajat celcius pada menit-menit awal dan turunkan suhu ketika adonan mulai mengembang.
7. Setelah benar-benar mengembang (jangan sampai ada yang mentah dibagian tengahnya), angkat adonan dan dinginkan.
8. Belah adonan sesuai selera.
Selamat mencoba!!!!

Aneka Resep Cara Membuat Umpan Belanak




Ikan belanak merupakan salah satu ikan air tawar yang juga banyak dikonsumsi masyarakat karena dagingnya yang gurih dan lezat. Ikan belanak adalah jenis dari ikan muara, hidupnya berkelompok dan terkenal rakus. Tapi seringkali kita menemukan ikan belanak yang susah makan pancing, hal ini biasanya dikarenakan ikan belanak di lokasi tersebut sudah terlalu sering dipancing atau lagi tidak musim.

Umpan alami yang biasa digunakan untuk mancing ikan ini adalah lumut, tetapi apabila lumut tidak ada maka bisa menggunakan umpan racikan sendiri. Ada beberapa resep ramuan umpan yang disesuaikan dengan lokasi dan kondisi tempat dimana nanti anda akan memancing. Yang perlu diingat bahwa cara membuat umpan semua hampir sama, yang berbeda hanya bahan dan cara mancingnya. Kadar keasinan pada air menentukan jenis ramuan umpan mana yang akan kita gunakan.
Sedikit catatan bahwa air yang asin dan air tidak asin atau payau tidak bisa kita gunakan dengan umpan yang sama, maka sebelum membuat umpan telitilah keadaan air sehingga kita tidak percuma dalam membuat umpan karena yang kita harapkan ikan akan memakan umpan yang kita buat. Nah berikut ramuan umpan yang bisa anda coba:

Umpan 1
Bahan-bahan:
  • Tepung terigu 1/2 kg
  • Telur ayam 2 butir
  • Margarin 4 sdm
  • Garam 10 sdm
  • Essen (pengharum roti)
Cara membuat:
  1. Panaskan margarin hingga mencair.
  2. Larutkan garam bersama esen dengan 1/4 liter air.
  3. Masukan telur serta air larutan garam dan esen pada tepung terigu sedikit demi sedikit sambil aduk, kocok, remas-remas sampai adonan merata.
  4. Kukus adonan selama kira-kira 30-60 menit.
  5. Angkat adonan tersebut dan di tumbuk-tumbuk selagi panas-sampai adonan dingin.
Umpan 2
Bahan-bahan:
  • Tepung terigu 1 kg
  • Minyak goreng 1/4 kg
  • Margarin 4 sdm
  • Garam 10 sdm
  • Marimas rasa mangga 2 sendok teh
Cara membuat:
  1. Campur gandum, minyak dan margarine sampai rata.
  2. Kemudian baru campurkan air beserta marimas, aduk sampai rata.
  3. Masukkan ke dalam plastik dan ikat yang kuat.
  4. Lalu dikukus hingga betul-betul masak. Selama 60 menit.
  5. Jika bahan sudah masak langsung di tumbuk selagi panas sampai adonan dingin.
Umpan 3
Bahan-bahan:
  • Gandum/tepung terigu 1 kg
  • Vanili 1 sendok teh
  • Margarin 5 sdm
  • Gula 1/4 kg
  • Santan yang dibuat dari kelapa + air kelapa
  • Essen buah 2-3 sdm
  • Garam 10 sdm (takaran bisa disesuaikan dengan kondisi air)
Cara membuat:
  1. Campur gandum,margarin,gula dan vanili sambil diaduk hingga merata.
  2. Kemudian tambahkan santan sedikit demi sedikit sambil diuleni dan diaduk hingga adonan merata.
  3. Kukus adonan selama 60 menit, setelah matang kemudian ditumbuk sampai adonan mengenyal seperti jenang.
  4. Umpan siap untuk digunakan.
Untuk ramuan umpan yang ke 3, bila anda belum mengetahui kondisi air tempat memancing, umpan dibuat menjadi 2. Umpan yang satu dibikin asin (takaran garam ditambah), dan umpan yang satunya lagi dibuat gurih. Pertama kali memancing sebaiknya kita kasih umpan yang agak besar, bila ikan sudah mulai makan kasih saja umpan yang agak kecil kira-kira seukuran kelereng.
Selamat mencoba!

Cara Membuat Umpan Untuk Mancing Ikan Nilem




Ada beberapa umpan untuk memancing ikan nilem mangut, tergantung dari kondisi air sungai itu sendiri. salah satu contoh misalnya ketika kondisi air sungai keruh sehabis hujan, nilem mangut akan lebih suka jika kita menggunakan umpan alami salah satu contohnya adalah umpan udang segar maupun yang sudah dibusukan atau cacing. Jenis cacing yang disukainya adalah jenis cacing kandang atau cacing sampah (gereme) dan cacing sawah (goot). Dan jika keadaan air normal/jernih kita bisa meramu umpan buatan dengan bahan -bahan yang beraroma wangi dan segar atau bisa juga menggunakan lumut yang halus dan tipis.

Berikut adalah resep yang biasa digunakan untuk Mancing Ikan Nilem Mangut :
Bahan-bahan :
  • Telor bebek 2 butir
  • Dua helai daun pandan
  • Keju 1/4 batang
  • Ubi jalar kukus/rebus 1 buah
  • 1 bungkus biskuit marie
  • sebagai bahan perekat kekenyalan umpan jangan lupa tambahkan tepung terigu secukupnya
Cara Pengolahan :
  1. rebuslah telur bebek (kuning dan putihnya) bersama daun pandan
  2. Campukan(kocok) dalam panci hingga air rebusannya habis, kemudian masukan ke dalam wadah dengan terlebih dahulu memisahkan daun pandannya
  3. Campurlah telur tersebut dengan keju kraft yang sudah diparut dan kue mari plus terigu secukupnya hingga mencapai komposisi sempurna (kekenyalan yang diinginkan)
  4. Kemudian masukkan umpan tersebut  ke dalam kantung plastik berukuran ½ kg, dan siap untuk digunakan mancing
Catatan :
Umpan ini akan lebih maksimal jika digunakan 1 minggu kemudian, karena akan matangdengan aroma yang harum dan segar. Selamat mencoba!

Mengenal Jenis-jenis Umpan Tiruan dan Penggunaannya




Umpan palsu didesign menyerupai bentuk-bentuk hewan air seperti ikan, kodok, udang, dll, yang berfungsi untuk mengelabui atau menarik perhatian ikan-ikan supaya mendekati mata kail. Umpan palsu ada yang terbuat dari bahan karet, kayu, fiber, metal, dan bulu-bulu.


Jenis-jenis Umpan Palsu
Jenis-jenis umpan palsu antara lain:

a. Floating Plug
Umumnya bibir umpan terbuat dari bahan plastik atau alumunium yang sifatnya ringan, supaya umpan bisa mgengambang di permukaan air. Panjang umpan +/- 3-34 cm, dengan berat +/- 2-100 gr.

b. Sinking Plug
Umumnya umpan jenis sinking bersifat berat, supaya umpan bisa tenggelam dalam air. Sinking Plug dibagi dua jenis yaitu:
  • Slow sinker, umpan hanya mencapai pertengahan kedalaman air.
  • Fast Sinker, umpan tenggelam sampai ke dasar.
Panjang umpan +/- 7-34 cm, dengan berat +/- 7-130 gr.

c. Rapping Plug
Umumnya umpan hanya mencapai kedalaman pertengahan air, dan bergerak zig zag seperti ikan hidup. Panjang Umpan +/- 4-10 cm, dengan berat +/- 5-27 gr.

d. Popping/ Popper
Umumnya umpan berada di permukaan air dan gerakan umpan membuat air memercik. Panjang Umpan +/- 4-34 cm, dengan berat +/- 5-100 gr.

e. Konahead
Umpan yang memiliki skirt yang terbuat dari bahan karet dan berbentuk seperti cumi-cumi, dan umumnya digunakan untuk trolling.

f. Squid
Umpan terbuat dari bahat kayu dan plastik dengan mata kail berbentuk seperti payung, dan umumnya digunakan untuk memancing cumi-cumi. Panjang umpan +/- 7-11 cm, dengan berat +/- 10-18 gr.


g. Spoon
Umpan terbuat dari bahan metal, dengan berat yang beragam +/- 14-35 gr. Umumnya digunakan untuk jigging.


h. Spinner
Umpan yang sudah dilengkapi atau divariasikan dengan spoon/blade dan bulu-bulu, spoon tersebut akan berputar mengelilingi lure didalam air, sehingga menimbulkan getaran atau dengung suara yang akan membuat ikan-ikan mendekat.

i. Flies
Umpan yang divariasikan dengan bulu-bulu dan didesign menyerupai bentuk serangga. Umpan tersebut akan mengambang diatas permukaan air, mirip dengan serangga asli.

j. Umpan Karet
Umpan yang terbuat dar bahan karet dengan bentuk yang bervariasi, dan untuk pemakaiannya umumnya dipasangkan pada jighead, jig hook dan worm hook.


k. Lain-lain
Selain lure yang berbentuk ikan, dewasa ini lure juga didesign mengambil bentuk hewan air seperti kodok, udang, tikus, dsb.



Penggunaan Lure/ Minnow
  • Bentuk badan dan bibir akan mempengaruhi gaya berenang minnow saat ditarik, itulah sebabnya minnow dapat bergerak eksotis kekanan-kiri, keatas-bawah atau kesegala arah saat ditarik, meskipun demikian gerakan minnow terpengaruh pula oleh kecepatan perahu, arah arus dan alun gelombang atau ombak.
  • Selain bentuk, warna minnow juga beragam variasi nya, meliputi warna terang mencolok, lembut mempesona hingga warna metalik menyilaukan. Hubungan antara warna umpan dengan selera umpan memang sulit untuk dipastikan, namun tingkat kejernihan air laut, cuaca, serta keadaan laut memang mempengaruhi respon ikan terhadap warna tertentu.
  • Umumnya pemancing menggunakan minnow warna terang disaat mendung atau air laut kurang jernih, dan memakai minnow warna gelap disaat cuaca cerah.
  • Untuk minnow ukuran 3-7 cm, umumnya digunakan untuk mancing cara casting, tapi bisa juga untuk trolling di tempat yang dangkal dekat dengan pesisir pantai, di muara sungai atau di danau dan bendungan.
  • Untuk minnow ukuran 10-26 cm, lebih ideal untuk mancing trolling di laut dalam sekitar jurang atau gunung di bawah laut dengan kedalaman berkisar 100-200 m, di sekitar tanjung sebuah pulau pada kedalaman 10-20 m, atau di perairan dangkal yang dasarnya berkarang.
  • Umumnya lain daerah lain pula selera umpan yang dipakai, misalnya:
    • Ujung kulon, pelabuhan ratu atau binuangen kebanyakan menggunakan minnow berukuran 8 cm berwarna merah putih.
    • Ambon (Manado) kebanyakan menggunakan minnow ukuran 11-14 cm berwarna biru.
    • Sendang biru, Perairan Selatan Jawa Timur kebanyakan menggunakan minnow ukuran 11-14 cm berwarna hijau kuning.
Alasan penggunaan umpan tersebut, dikarenakan umpan tersebut sangat digemari oleh ikan di daerah tersebut, selain itu ikan menyambar umpan tiruan bukan karena lapar, tetapi bermaksud menyerang benda asing yang melintas didekatnya. Selain itu penggunaan lure juga harus disesuaikan dengan teknik memancing.

JENIS TEKNIK MEMANCING TEMPAT
LURE Spinning Casting Trolling Jigging Fly MANCING
Floating
ya
ya ya

Laut, sungai
Sinking ya ya ya

Laut
Rapping ya ya ya

Laut, sungai
Popper
ya ya

Laut, sungai
Konahead

ya

Laut
Squid ya ya


Laut
Jig ya ya ya ya
Laut, sungai, danau
Spoon ya

ya
Laut, sungai, danau
Spinner ya ya
ya
Sungai, danau
Flies ya ya

ya Sungai, danau
Udang ya ya ya

Laut, sungai
Kodok ya ya ya

Laut, sungai

Monday, June 15, 2015

Umpan Mancing Dengan Kroto




Kroto atau anakan semut rangrang biasanya buat makanan burung, tapi bisa juga buat mancing. Kroto tak pernah lepas dari pemancing ikan mas apalagi pada waktu lomba (bukan galatama) merupakan hal wajib sebagai campuran umpannya. Ibarat makan sayur tanpa garam begitulah ibarat pemancing ikan mas menggambarkannya.

kroto1 

Kroto sudah tidak asing lagi terdengar dimata pemancing harian atau ikan mas. Larva semut rangrang ini banyak diburu pemancing ketika hendak membuat umpan. Setiap hari terlebih pada hari minggu kroto laris manis bak “kacang goreng” diserbu pembeli. Bagi mancing mania kroto seperti barang yang teramat istimewa dan dibutuhkan. Banyak mania mancing beranggapan tanpa kroto mancing akan terasa hambar. Tidak salah memang, dari sisi kegunaan, jelas kroto berfungsi sebagai penyempurna umpan agar “disantok” oleh ikan-ikan yang dipancing. Kroto yang bagus dan fresh adalah idaman bagi setiap pemancing, alasannya karena jenis kroto yang bagus dan fresh akan berpengaruh pada hasil tangkapan.

Kroto kering lebih disukai,  Menurut jenisnya ada beberapa kroto yang dikenal masyarakat pemancing dan pemilik burung :
  1. Kroto Basah, jenis ini merupakan telur dan larva semut rangrang yang baru bertelur dan memiliki kandungan air yang tinggi sehingga mudah busuk. Kroto jenis ini cukup disenangi oleh burung dan sebagian pemancing untuk campuran membuat umpan. Hanya saja kroto basah ini hanya mampu bertahan satu hari. Karenanya kroto dengan kandungan air tinggi ini sebaiknya disimpan di dalam kulkas.
  2. Koto Halus, berupa semut semut pekerja kecil dan besar. Tanpa pengawetan, kroto ini dapat bertahan selama beberapa hari. Di antara berbagai jenis kroto, kroto halus merupakan jenis yang paling tidak disukai burung namun sangat disukai pemancing.
  3. Kroto Kasar, berupa induk semut ratu dan semut jantan. Jenis kroto ini juga dapat tahan seminggu.
  4. Kroto Kacang, berupa campuran ketiga jenis kroto ditambah dengan jenis pakan lain seperti kacang, jagung, padi, dedak, voer, dan beras hijau. Kroto ini dapat tahan dalam seminggu tanpa pengawetan.
Dari ketiga jenis kroto diatas, yang pasti para pemancing meyukai kroto kering dengan ciri halus atau kasar. Untuk komposisi mancing lomba ikan mas biasanya menggunakan kroto kering dan bersih sebanyak 3 ons, 2 ons untuk campuran umpan dan 1 ons untuk ditutul. Banyak pemancing merasa kroto dapat menjadi seperti magnet untuk menarik ikan-ikan mas agar mau memakan umpannya, bahkan dengan campuran kroto pemancing ikan mas yakin memiliki peluang yang lebih besar untuk memenagkan lomba. Strikeeee… !!!!

Umpan Jangkrik Untuk Mancing Lele




Jangkrik memiliki nama latin gryllus assimilis adalah jenis serangga yang sekarang menjadi komoditi dalam usaha pemancingan. Jangkrik dibeli sebagai makanan untuk ikan Arwana dan umpan memancing ikan Lele. Dalam pemancingan kolam jenis umpan jangkrik menjadi favorit khusus lele, ikan ini termasuk predator sejati, dan di alam liar dapat memakan apa saja katak kecil, cacing dan serangga termasuk jangkrik.

Jangkrik sekarang sudah diternakkan untuk mendapatkan peranakannya dengan cepat. Budidaya jangkrik memang untuk memenuhi kebutuhan para pemancing akan pakan ikan arwana serta untuk umpan memancing. Pengembang biakan jangkrik juga untuk memenuhi pangsa pasar pakan burung.

 

Jangkrik dalam memancing dipasang pada mata kail dalam kondisi hidup, dan dipasang dengan menusukknya pada kepala terlebih dahulu menembus tubuhnya dan ujung mata kail akan keluar sampai ke ekor. Untuk pemancingan yang menggunakan jangkrik sebagai umpan, sebaiknya anda menggunakan mata pancing yang cukup besar disesuaikan dengan besar jangkriknya. Besar mata kail kira – kira ¾ panjang tubuhnya, karena jika anda memasangnya pada mata kail yang berukuran kecil umpan ini tidak akan terpasang dengan sempurna dan jika mendapatkan sentakan pada ikan maka umpan jangkrik dapat pecah dan rusak serta hilang.
Untuk memancing ikan lele dengan menggunakan umpan jangkrik, anda bisa menggunakan rangkaian mata pancing dengan tanpa menggunakan pelampung cukup dengan pemberat saja. Teknik memancing dasar perairan ini memang disesuaikan dengan karakter ikan lele yang berada di dasar permukaan tanah. Ikan ini hanya muncul ke permukaan sesekali untuk mengambil oksigen jika memang kandungan oksigen dalam air kolam rendah.
Pada saat memancing, Jika anda dengan menggunakan jangkrik sebagai umpan, maka anda tidak perlu terlalu sering untuk mengangkat alat pancing anda, cukup dengan menegangkan rangkaian tali anda di dari dasar air ke tangan anda sambil merasakan getaran – getaran jika umpan jangkrik anda  dimakan oleh ikan. Umpan jangkrik tidak akan mudah koyak dan rusak jika berada di dalam air sehingga anda hanya sesekali saja mengangkat rangkaian pancing anda ke permukaan untuk mengechek masih ada atau tidaknya umpan jangkrik anda. Selamat memancing.

Manfaat Umpan Bom/Cumming/Penebar Dalam Memancing




Umpan penebar adalah umpan yang sengaja ditebarkan pada tempat tertentu (chumming) yang berpotensi agar ikan-ikan segera berkumpul, biasanya disebut umpan bom. Istilah pengeboman dari pemancingan ini memang sederhananya seperti orang yang mengebom tapi dengan umpan pelet, umpan yang telah jadi atau dari sisa kupasan kulit ubi dan kentang yang isinya tentu telah dipakai membuat umpan. Jangan ragu untuk melempar umpan penebar jika diperbolehkan dalam suatu lomba karena hal ini sangat efektif sekali.

Ikan mas yang menemukan serakan umpan bom akan berkumpul sehingga dimakannya umpan anda yang sebenarnya hanyalah tinggal soal waktu. Artinya ikan mas yang telah menemukan contoh makanan yang disukainya itu akan segera melahap umpan ramuan spesial yang sebenarnya karena tentunya lebih lezat menurutnya.
Perlu diperhatikan penempatan umpan penebar harus diingat tempatnya atau titiknya karena di sanalah nantinya umpan sebenarnya anda tempatkan. Untuk itu saat lomba dimulai hal pertama yang anda dan pembantu anda (disebut kenek atau kedi) lakukan adalah melempar bom atau umpan penebar tersebut. Bila boleh dilakukan dengan tangan gunakan pengeboman dengan tangan jika tidak maka dapat anda tempelkan pada rangkaian pancing anda kemudian dilontarkan dengan joran.
Buatlah paling tidak 3 titik pada tempat yang menurut anda sangat berpotensi misalnya dekat pancuran, daerah tengah antara pinggir lapak dan pancuran (disebut blower, berguna sebagai aerasi kolam dan batas lapak yang berseberangan) dan daerah 2~3 meter di depan anda. Jangan terlalu terpengaruh dengan lapak tetangga yang lebih dulu melempar pancing dan mendapatkan ikan, binalah dulu titik potensial anda ini. Jangan melempar pada daerah tetangga atau perairan dangkal. Walau tidak saat itu anda rasakan manfaatnya kemungkinan ikan akan berkumpul di siang harinya atau di hari menjelang sore, jadi jangan sekali-sekali dilupakan titik-titik potensial yang anda bangun tadi.
Bila peraturan lomba tidak memperbolehkan penggunaan umpan penebar, anda tetap dapat mengebom dengan cara lain yaitu: siapkan rangkaian pancing yang banyak isikan dengan umpan yang ukurannya lebih besar dari umpan yang akan digunakan, untuk lomba pasti anda menggunakan peniti pada rangkaian pancing yang memudahkan penggantian umpan. Lempar umpan dengan joran anda pada satu titik bila telah mencapai dasar gentak joran sehingga umpan-umpannya terlepas. Gulung dan lemparkan kembali di titik tadi lalu ulangi hingga dirasakan telah cukup. Saat itulah anda baru mulai memancing.