-----------------------

Tuesday, June 2, 2015

Memilih Umpan Untuk Trolling, Antara Umpan Segar Dan Umpan Tiruan




Dalam memilih umpan trolling, antara bait dan lure pemancing dapat saja menentukan umpan yang akan dipakai trolling, yang menurutnya bisa mendapatkan lebih banyak strike dibandingkan umpan yang lain. Namun pada kenyataannya banyak masalah lain yang akan membuat pemancing berubah pikiran, terutama saat-saat terakhir dimana keputusan harus diambil.

Masalah lain yang bisa merubah pikiran seorang pemancing dalam memutuskan pemakaian umpan trolling adalah sebagai berikut :

Kecepatan Trolling :
Umpan alami, selanjutnya kita sebut sebagai bait pada umumnya tidak bisa ditarik dalam kecepatan tinggi atau diatas kecepatan 5knot (9.26km/jam).
Dilain pihak, umpan buatan yang selanjutnya kita sebut dengan lure kebanyakan dapat ditarik dengan kecepatan diatas 5knot (9.26km/jam) bahkan data lebih cepat lagi yang akan membuat lure tetap berada dibawah permukaan air dan mencegah lure melompat lompat diatas permukaan air. Beberapa type lure, seperti Kona lure didisain untuk ditarik dengan kecepatan diatas 20knot (37.04km/jam).
Di beberapa tempat, pemancing menggunakan bait yang didapatnya dengan memancing bait itu sendiri. Hal ini akan menghabiskan waktu pemancing, tetapi tidak menghabiskan uangnya. Sebagai alternative lain mendapatkan bait adalah dengan membelinya, namun hal ini akan berakibat pada meningkatnya biaya tambahan. Karena ketersediaan bait yang bervariasi, pemancing dapat menyimpan bait dengan cara dibekukan atau diasinkan (digarami) selama ketersediaan bait berlimpah, untuk menghindari membeli bait setiap akan berangkat mancing.
Di lain pihak, lure tidak membutuhkan tempat penyimpanan yang khusus, namun lure harus dibeli dengan harga yang mahal. Lure dapat dipakai berulang kali dalam waktu yang lama, sehingga harga lure hanya dibayar satu kali saja dan akan terasa menjadi lebih murah.

Kelebihan dan kekurangan antara pemakaian bait dan lure :

Bait/ Umpan Alami :
  • Tidak bisa ditarik melebihi 5knot (9.26km/jam)
  • Butuh tempat penyimpanan khusus
  • Harus diawetkan agar bisa dipakai lama
  • Harus memancing untuk mendapatkan bait atau membelinya setiap memancing
  • Tidak hemat waktu
  • Ketersediaan bait yang bervariasi
Lure/ Umpan buatan :
  • Mahal untuk pertamanya
  • Hemat, karena bisa dipakai berulangkali dalam waktu yang lama
  • Selalu tersedia dipasaran
  • Bisa ditarik dengan kecepatan tinggi
Efektifitas Terhadap Ikan Target
Hampir semua pemancing menyetujui anggapan bahwa dengan memakai bait akan lebih efektif dibandingkan dengan memakai artificial lure. Hal ini khususnya pada hari dimana ikan sangat sulit untuk makan. Pada suatu daerah dimana pemancing sangat banyak dan sering beraktifitas, ikan bisaanya akan belajar dengan cepat dan tidak bisa lagi dibohongi dengan pemakaian lure, selain itu ikan yang besar biasanya akan lebih berhati-hati untuk menggigit umpan dibandingkan ikan yang lebih kecil yang biasanya bersifat lebih rakus.
Hari dimana ikan berlimpah dan makan dengan mudah, pemakaian lure akan terasa lebih efektif dibandingkan dengan memakai bait. Hal ini khususnya bila trolling di atas rombongan ikan yang sedang aktif mencari makan, yang akan memakan apapun yang berada didekatnya. Dalam kasus seperti ini pemakaian artificial lure akan menjadi sangat efektif karena bisa langsung dikembalikan kedalam air setelah melepas ikan dari kailnya. Karena keaktifan rombongan ikan mencari makan hanya berlangsung beberapa menit saja, maka pancing harus segera dikembalikan ke air secepatnya.