-----------------------

Thursday, October 9, 2014

Dasar Teknik Memancing Pasiran / Surfcasting


 

Berwisata menikmati keindahan dan pantai memang menyenangkan. Teknik
mancing yang paling pas untuk penikmat wisata pantai sambil memancing
adalah teknik surf fishing. Surf fishing secara umum diartikan mancing
dari pinggir pantai (baik dari pantai yang berpasir ataupun batu
karang), dari dermaga, pier ataupun jetty. Peralatan seperti apa sih
yang digunakan saat mancing dengan teknik Surfcasting? Yuk, baca
penjelasan di bawah ini:


*Joran Surfcasting*


Rod standar untuk pasiran yang banyak dipakai adalah model teleskopik
dengan panjang 12 feets -15 feets. Saat ini juga berkembang model rod
yang terdiri dari 3 sambungan (3 section). Rod yang panjang lebih dari 3
m ini diperlukan agar bisa melempar umpan lebih dari 100m di sela-sela
ombak yang memecah. Kelas rod M-MH dengan lure weight 80 – 150 gr adalah
ideal. Rod 12 ‘ kelas medium action ideal dipakai apabila sedang musim
ikan tombol, bojor, samangati, lawes, singgreng karena ikan-ikan ini
berada relatif di pinggir.

*Ril Surfcasting*


Sebenarnya spinning reel surfcasting ukuran 7000 atau ukuran 6000 untuk
reel standar cukup ideal. Reel yang biasa dipakai untuk pasiran adalah
spinning reel ukuran 4000 bahkan ada yang 10000.
Ciri reel surf casting ini biasanya ditandai dengan bentuk spool yang
panjang /(long spool)/ dan dangkal. Ada baiknya pilihlah reel khusus
surf casting agar mudah melempar umpan lebih jauh ke tengah. Mekanisme
penggulungan senar pilih /system wormshaft/ agar gulungan senar bisa
tertata rapi di spool. Untuk merk banyak pilihan

*Timah alias sinker alias bandul alias jig lure untuk surfcasting*

Singker dilihat dari metoda rangkaian ada dua macam yaitu model oval
dengan lubang di tengah dan model piramid/kerucut/lonceng. Apabila ada
yang buat sinker model bagong juga boleh-boleh saja gak ada yang
ngelarang he ehe he.Sinker lonceng dipakai untuk rangkaian renteng
dengan posisi: singker- leader (dengan 2 sampai 5 rangkaian kail)-
swivel-main line. Sedangkan sinker oval digunakan untuk rangkaian engkel
yaitu kail- leader-swivel-sinker-swivel-main line. Pada rangkaian engkel
sering ditambahkan live assist-hook (ini sih istilah saya aja biar
keren) yaitu kail tambahan supaya umpan-sandflea/yutuk/undur2- tidak
mudah lepas. Oops hampir lupa berat sinker antara 80 – 120 gr.
Tergantung situasi dan kondisi waktu mancing dan jenis ikan.

*Senar untuk Surfcasting*


Seperti pada umumnya senar yang diminati adalah yang berdiameter kecil
dengan kemampuan besar. Senar mono 12 lbs sebenarnya sudah mumpuni
mengingat sekarang jarang ada monster berkeliaran. Akan tetapi ukuran
yang umum dipakai adalah minimal senar 20 lbs. Senar mono diameter
0.33-0.45 mm adalah ukuran paling nyaman dipakai sebab jika lebih dari
0,45 mm akan kesulitan waktu melempar dan pasti bergoyang keras apabila
angin pantai di atas30 km/jam sehingga sulit merasakan tarikan ikan di
bawah 0,5 kg.

*Kail / mata pancing surfcasting*


Kail menyesuaikan musim ikan. Apabila sedang musim bojor dan
teman-temannya rangkaian renteng dengan kail ukuran 4-6 (carbon) sangat
efektif. Sedangkan jika musim gatho dan megan yang masuk golongan
lelembut. Permit atau pompano pakai kail yang lebih besar antara ukuran
8 – 10.umpan paling efektif pakai yutuk gembur (lunak).

*Memilih bentuk dan jenis Umpan mancing teknik Surfcasting*



Undur-undur/sand flea/ yutuk yang merupakan umpan andalan (juga paling
murah tinggal nyari di pasir. Undur-undur ini ada 3 jenis yang banyak
dijumpai di pantai jogja yaitu: undur-undur beton (bentuknya seperti isi
nangka), undur-undur caping (oval, lebih lebar dan agak pipih seperti
caping petani) dan undur-undur kethek (monyet) yang paling pipih di
antara kedua jenis di atas dan di sebut kethek/monyet karena
kaki-kakinya yang membuka ke arah luar.

Undur-undur kethek ini mempunyai semacam kuku yang melengkung dan tajam
pada kaki-kakinya. Umpan lain yang biasa dipakai adalah cacing laut
(sepingan), udang kupas, irisan ikan atau cumi. Nah, bagi yang gemar
berwisata pantai plus memancing, maka teknik surf fishing merupakan
pilihan yang mengasyikkan tentunya.
Selain Menggunakan sand flea / yutuk / undur-undur laut, mancing pasiran bisa menggunakan umpan udang kupas atau cacing laut / lur (jogja)




*Lokasi Mancing Surfcasting*

Memancing surfcasting sebaiknya dilakukan di tepi pantai dengan kondisi
terbuka, bebas dari pepohonan, pasalnya di lokasi seperti itu akan
memudahkan pemancing melempar umpan (/casting/) dan menghindari
tersangkutnya kenur di ranting pepohonan yang tentunya akan merepotkan
pemancing itu sendiri. Untuk lebih memperjauh lemparan, dapat dilakukan
sambil berlari ke arah laut, atau jika air cukup tenang dapat dilakukan
dengan berendam sebatas pinggang, jika perkiraan lemparan sudah
meyakinkan maka umumnya pemancing mengulur sambil menepi di pasir pantai.

Tunggulah beberapa saat hingga getaran joran mulai terasa, bila telah
terasa ada getaran yang aneh maka segeralah /hook up/ dengan keras agar
mata kail menancap sempurna di mulut ikan. Tempat yang paling ideal
untuk /surfcasting /ini adalah di pantai yang landai yang mempunyai
lokasi drop-off yaitu bagian dasar yang mula mula landai lalu turun
secara curam ke kedalaman.